Raya - Simalungun (ROS)
Horas ma hubatta haganupan.
Lang naahapkon laho adongkonon ma use pesta demokrasi marhitei Pemilihan Kepala Daerah aima Pemilihan Bupati pakon Wakil Bupati Simalungun periode 2015 - 2020 aima na iadongkon bani tanggal 9 Desember 2015.
Marlajar Bani pemiliha DPRD selama 2 periode Pemilu berturut-turut na lewat kecamatan Raya hanya berhasil mendudukkan
"cuma" 1 orang wakilnya dari jumlah pemilih yang seharusnya bisa
mendudukkan 3 orang wakil yang duduk di kursi dewan. Setelah dijalani
dalam kurun waktu menjalani 10 tahun, kita sudah bisa intrspeksi apa
langkah yang sudah ditempuh untuk Simalungun / Raya khususnya.
Raya sebagai ibukota Kabupaten Simalungun kedepan harus bisa mendudukkan
paling sedikit 3 wakilnya untuk duduk di kursi dewan. Untuk mewujudkan
hal itu dibutuhkan kekompakan masyarakat Raya itu sendiri dalam
menentukan pilihan. Janganlah kita tanya partainya, jangan pandang dari
partai besar atau kecil, tapi lihatlah sejauh mana ia mau membangun Raya
ini. Jangan tertipu oleh iming-iming, janji manis, dan terlebih jangan
tergiur akan uangnya.
Seiring perpindahan Ibukota Kabupaten Simalungun ke Kota Raya, pada Pemilukada Simalungun tahun 2010 yang lalu, seorang Putra Kelahiran Raya terpilih menjadi Simalungun 1. Dan pada kepemimpinannya "Raya" sebagai ibukota baru terus dibenahi. Fasilitas Perkantoran, Jalan, dan fasilitas yang dibutuhkan sebagai Ibukota. Dan dalam kurun waktu 5 tahun masa jabatan, nyata terlihat bahwa Raya sudah berubah wajah dan layak disebut ibukota walaupun sebenarnya masih banyak yang harus dibenahi.
Sebagai warga Raya, penulis memang patut bangga atas perubahan yang terjadi di daerah ini yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Namun kebanggaan ini seharusnya menjadi kebanggan warga Simalungun, karena memiliki ibukota yang telah berbenah sehingga nantinya semua fasilitas dan infrastruktur ada di ibukota kita ini.
Hal ini tidak terlepas dengan pemimpin Simalungun 1 yang akan terpilih nantinya pada 9 des 2015 mendatang. Tentunya kita masyarakat Simalungun berharap siapapun nantinya yang menjadi Bupati terpilih akan tetap memperhatikan Raya, karena Raya adalah ibukota Simalungun milik Kita Semua.
Nb: Mohon maaf kalau bahasa saya marpasir-pasir
(
"Seorang Anak Raya"/ROS)