Streaming Provider by :
BasarJaya
Politik    Sosial    Budaya    Ekonomi    Wisata    Hiburan    Sepakbola    Kuliner    Film   

Latest News

Archive

Followers

"DEDI" Si PELUKIS SKETSA WAJAH

Raya -SIMALAUNGUN (ROS)

Dedi Saputra
Dedi, itulah panggilan untuk anak paruh baya ini. Tinggal di Jln. Rajamin Purba (Jalan Menuju SMK N 1 Raya), maka kita bisa menemuinya di sana.
Didalam kamar ukuran pas-pasan ternyata terdapat lukisan-lukisan tangan yang tertata rapi. Setelah tim kami berbincang-bincang ternyata tulisan itu adalah hasil karyanya sendiri.
Selanjutnya dia mengungkapkan bahwa dengan peralatan yang sederhana dia bisa menghasilkan hasil karya lukisan sketsa wajah yang begitu memiliki nilai seni yang cukup tinggi. "Biasanya orang yang mau dilukis wajahnya cukup meninggalkan fotonya, trus saya lukis. Tapi ada juga langsung wajahnya saya lukis. Dan dalam waktu paling lama 30 menit udah selesai" tutur Dedi kepada tim ROS.
Dan ketika ditanya mengenai besar biaya untuk membuat sebuah lukisan sketsa wajah, Dedi "Si Pelukis Sketsa Wajah" nmenuturkan bahwa dia belum buat standar harga untuk karyanya itu, namun kalau untuk biaya bingkai dedi akan mengenakan biayanya. Anda bisa datang langsung ke rumahnya, atau untuk info selengkapnya bisa juga kontak ke akun sosmed nya dengan nama akun Putra
Gambar Hasil Lukisan Dedi
 Itulah sekilas tentang "Sipelukis Wajah" Pujakesuma kelahiran 1991.Ternyata banyak potensi-potensi yang dimiliki warga Raya yang layak untuk dikembangkan. Kami akan terus mencari informasi tentang potensi yang lain yang ada di Raya.
(Red/ROS)

"RAYA" IBUKOTA SIMALUNGUN

Raya - Simalungun (ROS)
Horas ma hubatta haganupan.
Lang naahapkon laho adongkonon ma use pesta demokrasi marhitei Pemilihan Kepala Daerah aima Pemilihan Bupati pakon Wakil Bupati Simalungun periode 2015 - 2020 aima na iadongkon bani tanggal 9 Desember 2015.
Marlajar Bani pemiliha DPRD selama 2 periode Pemilu berturut-turut na lewat kecamatan Raya hanya berhasil mendudukkan "cuma" 1 orang wakilnya dari jumlah pemilih yang seharusnya bisa mendudukkan 3 orang wakil yang duduk di kursi dewan. Setelah dijalani dalam kurun waktu menjalani 10 tahun, kita sudah bisa intrspeksi apa langkah yang sudah ditempuh untuk Simalungun / Raya khususnya.
Raya sebagai ibukota Kabupaten Simalungun kedepan harus bisa mendudukkan paling sedikit 3 wakilnya  untuk duduk di kursi dewan. Untuk mewujudkan hal itu dibutuhkan kekompakan masyarakat Raya itu sendiri dalam menentukan pilihan. Janganlah kita tanya partainya, jangan pandang dari partai besar atau kecil, tapi lihatlah sejauh mana ia mau membangun Raya ini. Jangan tertipu oleh iming-iming, janji manis, dan terlebih jangan tergiur akan uangnya.
Seiring perpindahan Ibukota Kabupaten Simalungun ke Kota Raya, pada Pemilukada Simalungun tahun 2010 yang lalu, seorang Putra Kelahiran Raya terpilih menjadi Simalungun 1. Dan pada kepemimpinannya "Raya" sebagai ibukota baru terus dibenahi. Fasilitas Perkantoran, Jalan, dan fasilitas yang dibutuhkan sebagai Ibukota. Dan dalam kurun waktu 5 tahun masa jabatan, nyata terlihat bahwa Raya sudah berubah wajah dan layak disebut ibukota walaupun sebenarnya masih banyak yang harus dibenahi.
Sebagai warga Raya, penulis memang patut bangga atas perubahan yang terjadi di daerah ini yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Namun kebanggaan ini seharusnya menjadi kebanggan warga Simalungun, karena memiliki ibukota yang telah berbenah sehingga nantinya semua fasilitas dan infrastruktur ada di ibukota kita ini.
Hal ini tidak terlepas dengan pemimpin Simalungun 1 yang akan terpilih nantinya pada 9 des 2015 mendatang. Tentunya kita masyarakat Simalungun berharap siapapun nantinya yang menjadi Bupati terpilih akan tetap memperhatikan Raya, karena Raya adalah ibukota Simalungun milik Kita Semua.
Nb: Mohon maaf kalau bahasa saya marpasir-pasir
("Seorang Anak Raya"/ROS)

Kampoengku SIMALUNGUN


Jhon Sinaga
Raya-Simalungun,6/11/05(ROS) -
Simalungun adalah sebuah Negeri yang indah yang berfalsahkan Habonaron Do Bona, yang lebih kurang artinya "kebenaran adalah diatas segalanya".Tinggal hitungan hari Simalungun menentukan pilihan untuk memilih Pemimpin-nya ke depan. Banyak fenomena sosial yang terjadi terkait dengan intrik dan trik para poilitisi dipadu dengan kepentingan sosial lainnya termasuk kumpulan yang menyangkut SARA.
Lembaga Keagamaan berbicara sampai lupa fungsi kontrolnya, kumpulan marga-marga pribumi dan sub etnis lainnya, belum lagi organisasi masyarakat (ormas dadakan "red"). Ada kekhawatiran dengan begitu banyak kepentingan Tatanan Keindahan dan Kearifan Lokal yang sudah terjaga menjadi ancaman untuk kepentingan kelompok dan golongan.
Mengenal kearifan lokal masyarakat adat merupakan suatu upaya untuk menghargai keragaman budaya yang telah berlaku di Indonesia. Masyarakat Simalungun merupakan salah satu contoh masyarakat adat yang masih memiliki eksistensi hingga saat ini dan mempertahankan budayanya dalam ruang eksplorasi yang menjadi nilai strategis untuk mengetahui budaya lokal lainnya. Tidak bisa dipungkiri bicara tentang populasi Suku Simalungun termauk kaum minoritas di "Kampungnya". 
Berkaca dengan berbagai kepentingan di atas "Simalungun adalah Tetap Simalungun", negeri yang indah, berbudaya dan terbuka dan cukup toleransi untuk menerima berbagai perbedaan. Kita memang harus banyak berkaca dan instropeksi diri dengan mata yang terbuka lebar untuk melihat kekurangan tetapi sekaligus juga ia punya kepribadian yang layak untuk dihargai, sebab Simalungun adalah adalah aku, engkau dan mereka. Kita adalah satu, kita adalah saudara.
Horas....
(JSin/ROS)

 
Copyright © 2014 RADIO ONLINE SIMALUNGUN. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger