Radio Online Simalungun, P Siantar - Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM bersama
Anggota DPRD Elias Barus, Sekda Drs GidionPurba MSi, Staf Ahli Bupati Drs Wilson
Simanihuruk, Plt KadisPendidikan Lurinim Purba SSos MSi, Plt Kadis Kominfo Sarimuda Purba SSosMSi, meninjau
pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMP/MTs, di SMP Negeri 2 Kecamatan Siantar, Senin
09/2016.
Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut Kadis
Kehutanan Ir Jan Wanner Saragih MSi, Plt Kasat Pol PP Drs PM
Damanik, Kepala Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan
Anak Kostira Purba SPd, Kabag Umun dan Pelengkapan Tina
Simanjorang SAN, Sekdis Pendidikan Parsaulian Sinaga MPd, Kabid Dikdas Nelly Gres Sipayung SSTP MSi,
Camat Siantar Iqbal SSTP MSP dan
Tim Monitoring Disdik Provsu.
Tim Monitoring Disdik Provsu.
Plt Kadis Pendidikan Lurinim Purba SSos MSi didampingi Sekretaris Dinas
Parsaulian Sinaga MPd menjelaskan
bahwa, peserta UN SMP/MTs Kabupaten Simalungun
tahun 2016 sebnyak 15.485 orang yang berada di 217 SMP/MTs Negeri/Swasta, terdiri dari 143 SMP dengan jumlah peserta UN sebanyak 11.942 orang dan
di 74 MTs dengan peserta UN sebanyak 3543
orang.
Dikatakan, bahwa UN
SMP/MTs dilaksanakan mulai tanggal 9 s/d 12 Mei 2016 dengan
mengujikan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matemtka, Bahasa
Inggeris dan IPA, yang dimulai
pukul 7.30-9.30 WIB.
Menyinggung dengan Naskah
UN, Lurinim menjelaskan bahwa Naskah UN
tiba di Simalungun pada hari Sabtu (7/05)
sekitar pukul 13:30 Wib dari Paniti pelaksana UN Provinsi Sumatera Utara yang didampingin pihak Polda, selanjutnya
pendistribusiannya ke Sub Rayon
di kecamatan dilakukan oleh pihak Dinas
Pendidikan Kabupaten Simalungun. "Sub Rayon SMP sebanyak 28 sub rayon dan MTs sebanyak 3
Sub rayon,"terangnya.
Bupati Simalungun DR JR
Saragih SH MM dalam kesempatan itu mengharapkan, pelaksanaan UN Tingkat SMP/MTs
di Kabupaten Simalungun dan semua peserta dipastikan mendapatkan naskah ujian,
sehingga pelaksanaan UN itu sendiri berjalan dengan baik dan lancar hingga
berakhirnya UN.
Disamping itu, Bupati juga
meyampaikan bahwa Pemkab Simalungun akan terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan
di Simalungun. “Kita punya komitmen akan terus berupaya memajukan pendidikan di
daerah. 20 % dana APBD wajib kita alokasikan untuk pendidikan, sehingga
pendidikan di Simalungun dapat lebih baik lagi,”katanya. (ros/s-1)
Posting Komentar